Minggu, 12 Desember 2010

BISNIS DAN ETIKA

Ø Mitos bisnis amoral

Mengungkapkan suatu keyakinan bahwa diantara bisnis dan moralitas atau etika tidak ada hubunganya sama sekali

Etika justru bertentangan dengan bisnis dan akan membuat pelaku bisnis kalah dalam persaingan bisnis yang ketat

Ø Argumen

§ Bisnis adalah suatu persaingan, sehingga pelaku bisnis harus berusaha dengan segala cara dan upaya untuk bisa menang

§ Orang bisnis yang mau mematuhi aturan moral atau etika akan berada pada posisi yang tidam menguntungkan

Ø Mitos bisnis amoral tidak sepenuhnya benar

§ Beberapa perusahaan ternyata bisa berhasil karena memegang teguh kode etis dan komitmen moral tertentu

§ Bisnis adalah bagian aktivitas yang penting dari masyarakat, sehingga norma/nilai yang dianggap baik dan berlaku di masyarakat ikut dibawa serta dalam kegiatan bisnis

§ Harus dibedakan antara loyalitas dan moralitas

Ø Keutamaan etika bisnis

1) Dalam bisnis modern, para pelaku bisnis disebut untuk menjadi orang-orang profesional di bidangnya

2) Dalam persaingan bisnis yang sangat ketat, maka konsumen benar-benar raja

3) Dalam sistem pasar terbuka dengan peran pemerintah yang menjamin kepentingan dan hak bagi semua pihak

4) Perusahaan modern sangat menyadari bahwa karyawan bukanlah tenaga yang harus dieksploitasi demi mendapat keuntungan

Ø Sasaran dan lingkup etika bisnis

a) Etika bisnis bertujuan untuk menghimbau pelaku bisnis agar menjalankan bisnisnya secara baik dan etis

b) Untuk menyadarkan masyarakat khususnya konsumen

c) Etika bisnis juga berbicara mengenai sistem ekonomi

Ø Prinsip-prinsip etika bisnis

1) Prinsip otonomi

2) Prinsip kejujuran

3) Prinsip keadilan

4) Prinsip saling menguntungkan

5) Prinsip integritas moral

Ø Etos bisnis

Adalah suatu kebiasaan atau budaya moral menyangkut kegiatan bisnis yang dianut dalam suatu perusahaan dari satu generasi ke generasi yang lain

Ø Relativitas moral dalam bisnis

3 pandangan umum yang dianut

1) Norma etis berbeda antara satu tempat dengan tempat yang lain

2) Norma sendirilah yang paling benar dan tepat

3) Tidak ada norma moral yang perlu diikuti sama sekali

Ø Kelompok stake holders

1. Kelompok primer

2. Kelompok sekunder


TEORI-TEORI ETIKA BISNIS

I. Pengertian Etika

· Etika berasal dari kata yunani “Ethos” (jamak-taetha), berarti adat istiada

· Etika berkaitan dengan kebiasaan hidup yang baik, baik pada diri seseorang maupun pada suatu masyarakat

· Etika berkaitan dengan nilai-nilai tata cara hidup yang baik, aturan hidup yang baik dan segala kebiasaan yang dianut dan diwariskan dari satu orang ke orang yang lain atau dari satu generasi ke genearasi lain.

Pengertian Etika = Moralitas

Moralitas berasal dari kata latin Mos (jamak-Mores) berarti adat istiadat atau kebiasaan.

Pengertian harfiah dari etika dan moralitas, sama-sama berarti sistem nilai tentang bagaimana manusia harus hidup baik sebagai manusia yang telah diinstitusi analisasikan dalam sebuah adat kebiasaan yang kemudian terwujud dalam pola perilaku yang ajek dan terulang dalam kurun waktu yang lama sebagaimana layaknya sebuah kebiasaan.

II. Tiga Norma Umum

Norma : memberi pedoman tentang bagaimana kita harus hidup dan bertindak secara baik dan tepat, sekaligus menjadi dasar bagi penilaian mengani baik buruknya perilaku dan tindakan kita.

Macam-macam Norma

a. Norma khusus adalah aturan yang berlaku dalam bidang kegiatan/kehidupan khusus

b. Norma umum adalah sebaliknya lebih bersifat umum dan sampai pada tingkat tertentu

- Norma sopan santun adalah norma yang mengatur pola perilaku dan sikap lahiriah dalam pergaulan sehari-hari

- Norma hukum adalah norma yang dituntut keberlakuannya ecara tegas oleh masyarakat

- Norma moral adalah aturan mengenai sikap dan perilaku manusia sebagai manusia

III. Teori

Etika

a. Etika teleogi dari kata yunani, telos : tujuan

Yang berarti mengukur baik buruknya suatu tindakan berdasarkan tujuan yang mau dicapai dengan tindakan itu, atau berdasarkan akibat yang ditimbulkan oleh tindakan itu.

2 (dua) aliran etika teologi

o Egoisme etis adalah bahwa tindakan dari setiap orang pada dasarnya bertujuan untuk mengejar pribadi dan memajukan dirinya sendiri

o Tilitarianisme berasal dari bahasa latin utilis yang berarti “bermanfaat”

Tulitarianisme dibedakan menjadi 2 macam

o Utilitarianisme perbuatan (Act utilitarianism)

o Utilitarianisme aturan (Rule utilitarianism)

b. Deontologi

Berasal dari kata yunani “deon” yang berarti kewajiban

c. Teori hak

Merupakan suatu aspek dari teori deontologi, karena berkaitan dengan kewajiban, hak dan kewajiban bagaikan dua sisi logam yang sama

d. Teori keutamaan (virtue)

Memandang sikap atau akhlak seseorang, keutamaan adalah disposisi watak yang telah di peroleh seseorang dan memungkinkan dia untuk bertingkah laku baik secara moral.

Contoh keutamaan :

- Kebijaksanaan

- Keadilan

- Suka bekerja keras

- Hidup yang baik

BISNIS : SEBUAH PROFESI ETIS?

Bisnis, bisa menjadi sebuah profesi etis, bila :

a. Ditunjang oleh sistem politik yang kondusif

b. Prinsip-prinsip etis untuk berbisnis yang baik

1. Etika Terpaan

Secara umum etika dibagi menjadi :

a) Etika umum

Berbicara mengenai norma dan nilai moral, kondisi-kondisi dasar manusia untuk bertindak secara etis, bagaimana manusia mengambil keputusan etis, teori-teori etika, lembaga-lembaga normatif dan semacamnya.

b) Etika khusus

Adalah penerapan prinsip-prinsip atau norma-norma moral dasar dalam bidang kehidupan yang khusus

Etika khusus dibagi menjadi 3 yaitu :

1) Etikia individual adalah lebih menyangkut kewajiban dan sikap manusia terhadap dirinya sendiri.

2) Etika sosial adalah mengenai kewajiban dan hak, sikap dan pola perilaku manusia sebagai makhluk sosial

3) Etika lingkungan hidup adalah mengenai hubungan antara manusia baik sebagai kel dengan lingkungan alam yang lebih luas dalam totalitasnya, dan juga hubungan antara manusia yang satu dengan manusia yang lainnya yang berdampak langsung atau tidak langsung pada lingkungan secara keseluruhan

2. Etika Profesi

a. Pengertian Profesi

Sebagai pekerjaan yang dilakukan sebagai nafkah hidup dengan mengandalkan keahlian dan keterampilan yang tinggi dan dengan melibatkan komitmen pribadi (moral) yang mendalam


b. Ciri-ciri profesi

- Adanya kehidupan dan keterampilan khusus

- Adanya komitmen moral yang tinggi

- Biasanya orang yang profesional adalah orang yang hidup dari profesinya

- Pengabdian kepada masyarakat

- Pada profesi luhur biasanya ada izin khusus untuk menjalankan profesi tersebut

- Kaum profesional biasanya menjadi anggota dari suatu organisasi profesi

c. Prinfis-prinsip profesi

- Prinsip tanggung jawab

- Prinsip keadilan

- Prinsip otonomi

- Prinsip integritas moral

3. Menuju Bisnis SC

a. Pandangan praktis-realsitis

Pandangan ini tertumpu pada kenyataan yang diamati berlaku dalam dunia bisnis dewasa ini

Bisnis adalah suatu kegiatan profit making. Dasar pemikirannya adalah bahwa orang yang terjun ke dalam bisnis tidak punya keinginan dan tujuan lain selain ingin mencari keuntungan.

b. Pandangan ideal

· Disebut pandangan ideal, karena dalam kenyataannya masih merupakan suatu hal yang ideal mengenai dunia bisnis.

· Menurut pandangan ini, bisnis tidak lain adalah suatu kegiatan di antara manusia yang menyangkut memproduksi, menjual dan membeli barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Minggu, 03 Oktober 2010

Dua Teori Etika

a. Etika Deontologi

Istilah deontologi berasal dari kata Yunani deon ,yang berarti kewajiban.karena itu,etika deontologi menekankan kewajiban manusia untuk bertindak secara baik. Menurut etika deontologi,suatu tindakan itu baik bukan di nilai dan dibenarkan berdasarkan akibat atau tujuan baik dari tujuan itu,melainkan berdasarkan tindakan itu sendiri sebagai baik pada dirinya sendiri.Menurut kant,kemauan baik adalh syarat mutlak untuk bertindak secara moral.karena itu ,ia menjadi kondisi yang mau tidak mau harus dipenuhi agar manusia dapat bertindak secara baik,sekaligusmembenarkan tindakannya itu.

b. Etika Teleologi

Berbeda dengan etika deontologi,etika teleologi justru mengukur baik

buruknya suatu tindakan berdasarkan tujuan yang mau dicapai dengan

tindakan itu.Suatu tindakan dinilai baik,kalau bertujuan mencapai sesuatu

yang baik,atau kalau akibat yang ditimbulkannya baik dan berguna.Atas dasar

ini dapat dikatakan bahwa etika teleologi lebih situasional ,karena tujuan dan

akibat suatu tindakan bisa sangat tergantung pada situasi tertentu.




Sumber : buku etika bisnis (Dr. A. Sonny Keraf ) penerbit Kanisius

Pengertian Etika

Untuk memahami apa itu etika sesungguhnya kita perlu membandingkannya dengan moralitas.baik etika dan moralitas sering dipakai secara dapat dipetukarkan dengan pengertian yang sering disamakan begitu saja.

Etika berasal dari kata Yunani ethos , yang dalam bentuk jamaknya (ta etha) berarti adat istiadatt atau kebiasaan. Dalam pengertian ini etika berkaitan dengan kebiasaan hidup yang baik, baik pada diri seseorang maupun pada suatu masyarakat atau kelompok masyarakat.Ini berarti etika berkaitan dengan nilai-nilai ,tata cara hidup yang baik,aturan hidup yang baik,dan segala kebiasaan yang di anut dan diwariskan dari satu orang ke orang lain atau dari stu generasi ke generasi lain.kebiasaan ii lalu terungkap dalam perilaku berpola yang terus berulang sebagai sebuah kebiasaan.

Yang menarik disini,dalam pengertian ini etika justru persis sama dengan pengertian moralitas.Moralitas berasal dari dari kata Latin mos ,yang dalam bentuk jamaknya (mores) berarti adat istiadat atau kebiasaan.jadi, dalam pengertian pertama ini,yaitu pengertian harfiahnya,etika dan moralitas,sama-sama berarti sistem nilai tentang bagaimana manusia harus hidup baik sebagai manusia yang telah diinstitusionalisasikan dalam sebuah adat kebiasaan yang kemudian terwujud dalam pola perilaku yang ajek dan terulang dalam kurun waktu yang lama sebagaimana layaknya sebuah kebiasaan.

Dengan demikian etika dan moralitas memberi petunjuk konkret tentang bagaimana manusia harus hidup secara baik sabagai manusia begitu saja,kendati petunjuk konkret itu bisa disalurkan melalui dan bersumber dari agama atau kebudayaan tertentu.





Sumber : buku etika bisnis (Dr. A. Sonny Keraf ) penerbit Kanisius